"Setiap manusia tidak akan sampai pada tingkat-tingkat keyakinan hanya dengan akalnya saya. Karenanya, ilham dibutuhkan yang akan menjadi nur bagi akan di dalam kegelapan.
"Ini sebabnya, hanya bersandarkan akal semata, para Filsuf agung pun tidak sampai kepada Tuhan Yang Hakiki.
"Plato, filsuf yang demikian agungnya pun, ketika akan wafat berkata: Aku merasa takut, sembelihlah seekor ayam atas sebuah patung bagiku!
"Falsafah Plato, kebijaksanaannya, kecendikiawanannya tidak dapat memberikan ketentraman dan kesejukan hati padanya, sebagai yang dicapai oleh orang-orang mukmin.
"Perhatikanlah sungguh-sungguh! Ilhami itu amat diperlukan bagi ithminan (?) qalbu dan keteguhan hati! Maksud saya ialah--pertama, pergunakan akal.
"Karena orang yang memakai akal, tentu akan dapat melihat Tuhan Islam, karena pada tiap helai daun kayu, dan pada tiap bintang yang bertaburan di langit lepas, ada tertulis nama-Nya dengan huruf yang demikian besar!"[]
Tidak ada komentar:
Posting Komentar